You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan personel gabungan melakukan penertiban pedagang di sepanjang Jl Syekh Nawawi Al Bantani
photo Istimewa - Beritajakarta.id

15 Lapak Pedagang di Jalan Syeh Nawawi Albatani Ditertibkan

Sejumlah lapak pedagang yang berdiri di area terlarang sepanjang Jalan Syeh Nawawi Albatani, Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara, Jumat (12/12), ditertibkan petugas gabungan Satpol PP, PPSU serta LMK.

"Mengganggu kenyamanan warga dan melanggar ketertiban," 

Kasatpol PP Kecamatan Cilincing, Roslely Tambunan mengatakan, penertiban dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, sekaligus merespon keluhan warga sekitar.

"Kita lakukan penertiban lapak 15 pedagang, karena mereka telah mengganggu kenyamanan warga dan melanggar ketertiban," ujarnya, Jumat (12/12).

PKL Okupasi Trotoar Jalan Danau Sunter Barat Ditertibkan

Dalam operasi tersebut, kata Roslely, pihaknya melakukan beberapa tindakan diantaranya imbauan kepada tujuh tempat usaha yang berdiri di atas fasos dan fasum, agar tidak kembali menempati lokasi tersebut.

Kemudian, memberikan sanksi kartu kuning kepada delapan tempat usaha yang melanggar karena berdiri di atas saluran air dan trotoar. Bahkan, pihaknya juga turut memindahkan barang yang berada di area fasum, serta membongkar penutup dan jembatan yang menutup saluran air.  

"Kami terus melalukan pengawasan, apabila kembali ditemukan akan dikenakan sanksi lebih tegas," katanya.

Lurah Semper Barat, Riswinanto menjelaskan, penertiban ini untuk mengembalikan fungsi ruang publik dan mendukung upaya penataan kawasan.

“Kami ingin memastikan ruang publik bisa digunakan masyarakat secara aman dan nyaman, serta mendukung kelancaran program pemerintah, termasuk revitalisasi trotoar,” ucapnya.

Sementara itu, warga RW 02 Kelurahan Semper Barat, Syakir (52) menyampaikan apresiasi atas  langkah cepat petugas gabungan dalam menindak pelanggaran yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Kami merasa terbantu karena trotoar dan saluran air akhirnya dapat dibersihkan. Semoga tidak ada lagi yang mendirikan lapak sembarangan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1554 personDessy Suciati
  2. Posisi Gubernur Pramono di C40 Cities Perkuat Program Iklim DKI

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1154 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

    access_time25-05-2026 remove_red_eye1067 personFakhrizal Fakhri
  4. Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

    access_time26-05-2026 remove_red_eye1059 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pemkot Jakpus Sosialisasikan Pengolahan Sampah di Sawah Besar

    access_time22-05-2026 remove_red_eye967 personFolmer